"CP11 e-commerce Universitas Dhyana Pura
1.
JELASKAN
APA YANG DIMAKSUD DENGAN DATABASE
v Pengertian Database atau basis data adalah kumpulan
berbagai data dan informasi yang tersimpan dan tersusun di dalam komputer secara sistematik yang dapat diperiksa,
diolah atau dimanipulasi dengan menggunakan program komputer untuk mendapatkan
informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk
mengelolan dan memanggil database disebut dengan sistem database management system. Istilah database sendiri mengacu pada
koleksi data-data yang saling terkait satu sama lain dimana tujuan database
adalah dapat digunakan untuk mengelola data dengan lebih efektif dan efisien.
v Fungsi Database
Setelah
memahami pengertian database, tentunya kita juga harus mengetahui apa fungsi
dari database. Berikut ini adalah beberapa fungsi database:
o
Mengelompokkan
data dan informasi sehingga lebih mudah dimengerti
o Mencegah terjadinya duplikat data maupun
inkonsistensi data
o Mempermudah proses penyimpanan, akses,
pembaharuan, dan menghapus data.
o Menjaga kualitas data dan informasi yang
diakses sesuai dengan yang di-input.
o
Membantu
proses penyimpanan data yang besar
o
Membantu
meningkatkan kinerja aplikasi yang membutuhkan penyimpanan data.
v Manfaat Database
Sebelum
mengetahui apa saja jenis perangkat lunak yang bisa digunakan untuk menyusun
database, berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika bekerja dengan
sistem database:
1) Tidak Terjadi
Redudansi Basis Data
Seperti yang sudah disinggung pada
pengertian database sebelumnya, database bisa membantu meminimalkan redudansi
data. Redudansi sendiri merupakan terjadinya data-data ganda dalam
berkas-berkas yang berbeda.
2) Integritas
Data Terjaga
Database memastikan integritas data yang
tinggi dimana database akan memastikan keakuratan, aksesbilitas, konsistensi
dan juga kualitas tinggi pada suatu data.
3) Independensi
Data Terjaga
Database menjaga independensi data
dimana orang lain tidak dapat merubah data meskipun data bisa diakses.
4) Kemudahan
Berbagi Data
Menggunakan perangkat lunak database
bisa digunakan untuk berbagi data atau informasi dengan sesama pengguna
lainnya.
5) Menjaga
Keamanan Data
Database menjamin keamanan suatu
informasi dan data, dimana Anda bisa menyisipkan kode akses untuk data-data
tertentu yang tidak bisa diakses bersama.
6) Kemudahan
Akses Data
Dengan database bisa memudahkan untuk
mengakses dan mendapatkan data karena semua data terorganisir dengan baik.
v Tipe-Tipe Database
Dibutuhkan software khusus untuk menyimpan
dan mengambil data dan informasi dari database. Software ini sering disebut
dengan System Managemen Basis
Data (DBMS). Berikut ini adalah tipe database:
Data (DBMS). Berikut ini adalah tipe database:
- Analytical database; yaitu database
untuk menyimpan informasi dan data yang diambil dari operasional dan
eksternal database
- Operational database; yaitu database
yang menyimpan data mendetail yang dibutuhkan untuk mendukung operasi
suatu organisasi secara keseluruhan
- Distributed database; yaitu kelompok
kerja lokal database dan departemen di berbagai kantor dan lokasi kerja
yang lainnya.
- Data warehouse; yaitu sebuah
gudang data yang menyimpan berbagai data dari tahun-tahun sebelumnya
hingga saat ini.
- End-user database; yaitu basis data
pengguna akhir yang terdiri dari berbagai file data yang dikembangkan dari
end-user dalam workstation mereka.
- Real time database; yaitu sistem
pengolahan yang dirancang dalam menangani beban kerja suatu negara yang
bisa berubah-ubah, mengandung data terus menerus dan sebagian tidak
berpengaruh terhadap waktu.
- Document oriented database; yaitu salah
satu perangkat lunak komputer yang dibuat untuk sebuah aplikasi dan
berorientasi pada dokumen.
- In memory database; yaitu database
yang tergantung pada memori untuk menyimpan informasi/ data pada komputer
- Navigational database; pada navigasi
database, queries menemukan benda bagi yang mengikuti referensi dari objek
tertentu
- Hypermedia database on the web; sekumpulan
halaman multimedia yang saling berhubungan dalam sebuah website, yang
terdiri dari homepage dan hyperlink dari multimedia (gambar, teks, grafik
audio, dan lain-lain)
- External database; database yang
menyediakan akses ke luar, dan data pribadi online
- Relational database; merupakan standar
komputasi bisnis, dan basis data yang paling umum dipakai saat ini.
v Jenis-Jenis
Software Database
Setelah memahami
pengertian database dan keuntungan yang bisa didapatkan jika menggunakan
perangkat lunak database, maka berikut ini jenis-jenis software database
terbaik yang bisa Anda gunakan:
1) Microsoft Access : Salah
satu software database ini adalah yang paling sering digunakan. Microsoft
access sangat cocok digunakan untuk sebagian besar komputer yang relasional.
Selain itu, jika Anda berbisnis dalam skala rumahan, bisa memilih sistem
database ini karena sangat ringan digunakan dan format datanya sangat umum
sehingga memudahkan pembacaan.
2) Oracle : Salah
satu software database ini sangat mampu untuk menyimpan data dengan ukuran yang
maksimum hingga tera byte. Oracle paling banyak digunakan pada
perusahaan-perusahaan terutama yang sedang berkembang karena memang untuk
mengaksesnya tersedia secara gratis.
3) Ms SQL Server : Software
database ini merupakan manajemen basis data yang umum digunakan pada Microsoft
dengan bahasa pemograman yang digunakan adalah Transact-SQL. Tipe data yang
digunakan cukup banyak sehingga sangat efektif untuk mendukung kinerja Anda.
4) MySQL : Salah
satu software database yang open access untuk umum dan kompatibel pada sistem
operasi Windows maupun Linux. Keunggulan yang bisa Anda gunakan dengan
menggunakan program MySQL adalah bisa digunakan untuk multi user. Kelebihan
lainnya dar MySQL yaitu tersedia gratis, query data yang cepat dan berlisensi
resmi.
5) Firebird : Bisa
dibilang software database ini memiliki fitur sistem yang standar dan ringan
yaitu fitur ANS SQL-99 dan SQL – 2003. Kompatibel untuk digunakan pada sistem
operasi Windows, Linux maupun Unix.
6) Postgre SQL: Menawarkan
sistem database opensource dengan lisensi GPL/ General Public License. Software
ini menggunakan bahasa pemograman C++, C, SQL, PHP dan lainnya. Jika digunakan
untuk pekerjaan pribadi, maka software ini sangat recommended digunakan.
2.
JELASKAN
APA YANG DIMAKSUD DENGAN INFORMASI
v pengertian informasi adalah sekumpulan data atau fakta yang
telah diproses dan dikelola sedemikian rupa sehingga menjadi sesuatu yang mudah
dimengerti dan bermanfaat bagi penerimanya. Dari definisi tersebut dapat kita
pahami bahwa kata “informasi” memiliki arti yang berbeda dengan kata “data”.
Data adalah fakta yang masih bersifat mentah atau belum diolah, setelah
mengalami proses atau diolah maka data itu bisa menjadi suatu informasi yang
bermanfaat. Tidak semua data atau fakta dapat diolah menjadi sebuah informasi
bagi penerimanya. Jika suatu data yang diolah ternyata tidak bermanfaat bagi
penerimanya, maka hal tersebut belum bisa disebut sebagai sebuah informasi.
Secara etimologis istilah “informasi” berasal dari bahasa Latin, yaitu “Informatinem” yang artinya
ide, kode, atau garis besar. Informasi dapat disajikan dalam beragam bentuk,
mulai dari tulisan, gambar, tabel, diagram, audio, video, dan lain sebagainya.
v Fungsi Informasi
Setidaknya ada tujuh fungsi informasi
bagi manusia. Adapun beberapa fungsi informasi adalah sebagai berikut:
1) Menjadi
Sumber Pengetahuan Baru
Informasi valid yang didapatkan oleh
seseorang dapat menjadi pengetahuan baru dan menambah wawasan di bidang
tertentu. Misalnya informasi mengenai cara mengatasi masalah kesehatan yang
didapatkan dari konten di internet. Mungkin
informasi tersebut adalah sesuatu yang umum dan sudah banyak diketahui orang.
Namun, mungkin saja ada seseorang yang belum mengetahui informasi tersebut.
2) Menghapus
Ketidakpastian
Kurangnya informasi tentang sesuatu akan
menimbulkan ketidakpastian. Untuk menghapus ketidak pastian tersebut maka
diperlukan informasi lengkap dan valid dari sumber terpercaya.
3) Sebagai Media
Hiburan
Informasi juga dapat berfungsi sebagai
media hiburan bagi masyarakat. Misalnya informasi mengenai objek wisata di
suatu tempat yang disajikan dengan bahasa dan gambar-gambar yang menarik.
4) Sebagai
Sumber Berita
Suatu informasi mengenai hal tertentu
bisa dipakai sebagai sumber berita yang disampaikan kepada khalayak. Misalnya,
informasi tentang Asian Games yang didapatkan dari media Televisi, Radio, dan
situs berita online.
5) Untuk
Sosialisasi Kebijakan
Informasi adalah komponen penting dalam
berkomunikasi dengan pihak lain. Salah satunya adalah untuk menyampaikan suatu
kebijakan dari pemerintah kepada masyarakat yang dilakukan dengan cara
sosialisasi.
6) Untuk
Mempengaruhi Khalayak
Penyampaian informasi melalui media
massa biasanya dilakukan untuk mempengaruhi khalayak. Misalnya informasi
mengenai suatu produk melalui Televisi yang tujuannya agar masyarakat mengenal
dan tertarik untuk menggunakannya.
7) Menyatukan
Pendapat
Di era media sosial seperti sekarang
ini, sangat mudah untuk menyampaikan pendapat ke ruang publik. Namun, tidak
semua pendapat tersebut sesuai dengan fakta yang ada. Adanya informasi yang
valid dari sumber terpercaya akan bermanfaat untuk menilai setiap pendapat yang
dikemukakan di ruang publik apakah sesuai dengan informasi tersebut.
v Jenis-Jenis Informasi
Sesuai
dengan pengertian informasi yang dijelaskan di atas, informasi dapat dibedakan
menjadi empat jenis. Adapun beberapa jenis informasi adalah sebagai berikut.
1) Informasi
Berdasarkan Sifat
Jenis informasi ini dapat dibagi menjadi
tiga bagian, diantaranya;
·
Faktual, yaitu informasi yang dibuat
berdasarkan fakta dan dapat dibuktikan kebenarannya.
·
Opini atau konsep, yaitu informasi yang dibuat
berdasarkan pendapat seseorang tentang sesuatu hal.
·
Deskripsi, yaitu informasi yang dibuat dalam
bentuk penjelasan terperinci mengenai sesuatu hal.
2) Informasi
Berdasarkan Kegunaan
Jenis informasi berdasarkan kegunaan
dapat dibagi menjadi dua bagian, diantaranya;
·
Informasi
yang menambah pengetahuan, yaitu informasi yang isinya menambah pengetahuan
baru bagi seseorang.
·
Informasi
yang berdasarkan penyajian, yaitu informasi yang disampaikan dalam beberapa
bentuk, misalnya artikel, audio, gambar, video, dan lainnya.
3) Informasi
Berdasarkan Bidang Kehidupan Ini adalah jenis informasi yang dibuat dalam beberapa
kategori, seperti Informasi Kesehatan, Informasi Pendidikan, Informasi Bisnis,
Informasi Olahraga, dan sebagainya.
4) Informasi
Berdasarkan Lokasi Peristiwa
Ini adalah jenis informasi yang dibuat
berdasarkan lokasi suatu peristiwa. Jenis informasi ini dapat dibagi menjadi
dua, yaitu informasi dalam negeri (domestik), dan informasi luar negeri.
3. JELASKAN APA YANG DIMAKSUD DENGAN SISTEM
INFORMASI MANAJEMEN
v
Pengertian Sistem Informasi Manajemen adalah suatu sistem perencanaan di
dalam perusahaan yang melibatkan pengendalian internal seperti pemanfaatan
sumber daya, dokumen, teknologi, dan akuntansi manajemen sebagai salah satu
strategi dalam bisnis. Pada intinya, sistem informasi manajemen dalam bisnis
atau perusahaan bertujuan untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan hingga
menganalisa informasi dan kemudian disebarkan untuk tujuan yang spesifik. Manajemen
sistem informasi berguna sebagai acuan untuk pengambilan keputusan dalam sebuah
organisasi atau perusahaan.
v
Tujuan
Sistem Informasi Manajemen
Sesuai
dengan penjelasan di atas, sebagai salah satu bentuk strategi di dalam internal
perusahaan maka penerapan management
information system memiliki beberapa tujuan dan fungsi berikut ini:
·
Pengumpulan
data dapat menyediakan informasi yang bisa mendukung pengambilan keputusan.
·
Informasi
berguna dalam perencanaan, pengendalian, evaluasi dan juga perbaikan lanjutan.
·
Sitem
informasi bisa dipergunakan sebagai dasar untuk perhitungan harga produk, jasa
maupun untuk tujuan lainnya sesuai yang diinginkan manajemen.
v Fungsi Manajemen Sistem Informasi
Management
information system
memiliki fungsi utama yang harus bermanfaat dalam operasional suatu organisasi,
diantarannya:
- Mempermudah manajer untuk merencanakan, mengawasi,
mengarahkan dan mendelegasikan pekerjaan kepada semua anggota tim melalui
hubungan satu komando atau koordinasi.
- Data yang tersaji menjadi lebih efektif dan efisien
serta lebih akurat dan tepat waktu.
- Dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan
produktivitas namun menurunkan biaya organisasi.
- Melalui sistem kerja yang terkoordinir dengan baik dan
sistematis dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
v Beberapa
contoh penerapan sistem informasi dalam perusahaan diantaranya:
1. Enterprise
Resource Planning (ERP) : Perusahaan menggunakan sistem ERP
untuk mengelola dan melakukan pengawasan yang saling terintegrasi pada unit
bidang kerja accounting, keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, operasional
dan pengelolaan persediaan.
2. Supply Chain
Management (SCM) : Seperti
namanya, Supply Chain Management bergerak untuk menyajikan
data-data secara terintegrasi terkait suplai bahan baku, seperti pemasok,
produsen, pengecer hingga ke konsumen terakhir.
3. Transaction
Processing Sytem (TPS) : Sebuah program yang berguna untuk proses dalam jumlah yang
besar dan terjadi secara rutin. Biasanya diaplikasikan pada manajemen gaji dan
investaris.
4. Office
Automation System (OAS) : OAS paling sering diterapkan, baik pada perusahaan besar
maupun kecil yang berguna untuk melancarkan sistem informasi melalui
pengintegrasian server-server komputer dalam internal perusahaan.
5. Informastic
Management System (IMS) : IMS berguna untuk mendukung spektrum tugas-tugas di dalam
perusahaan dan bisa digunakan untuk membantu pengambilan keputusan. Dalam
penerapannya, beberapa fungsi informasi disatukan melalui program komputerisasi
seperti e-procurement.
6. Knowledge
Work System (KWS) : KWS akan mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam
perusahaan. Dengan pengetahuan baru tersebut, diharapkan para tenaga ahli dapat
menerapkannya dalam pekerjaan mereka.
7. Informatic
Management System (IMS) : Sistem
informasi ini berfungsi untuk mendukung spektrum berbagai pekerjaan dalam
organisasi. IMS juga digunakan untuk membantu melakukan analisis pembuatan keputusan, dan dapat
menyatukan beberapa fungsi informasi program komputerisasi, seperti
e-procurement.
8. Decision
Support System (DSS) : DSS dapat membantu para manajer dalam membuat keputusan
dengan cara mengamati lingkungan suatu organisaisi. Contohnya, Link Elektronik
di sekolah Tunas Bangsa, yang mengamati besar pendapatan atau pendaftaran siswa
baru setiap tahun.
9. Expert System
(ES) dan Artificial Intelligent (A.I.) : Management information system yang satu ini pada dasarnya menggunakan
kecerdasan buatan untuk menganalisisi pemecahan masalah dengan menggunakan
pengetahuan tenaga ahli yang telah diprogram ke dalamnya. Contohnya, sistem
jadwal mekanik.
10. Executive Support
System (ESS) : Sistem ESS akan membantu manajer dalam hal berinteraksi
dengan lingkungan organisasi/ perusahaan dengan berpegang pada grafik dan
pendukung komunikasi lainnya.
I
PUTU ADITYA PRAYOGA
16110111150
MPF/6



Komentar
Posting Komentar